Wakaf Al Qur’an Adalah Sebaik-Baik Shadaqah Jariyah

Wakaf Al Qur’an Adalah Sebaik-Baik Shadaqah Jariyah

Tidak perlu menunggu kaya untuk wakaf, dengan Rp. 75.000 anda sudah bisa berwakaf. Sebagai bekal amal kelak di akhirat.


Al Qur’an merupakan mukzijat yang dimiliki oleh Nabi Muhammad SAW yang hingga saat ini masih ada. Al Qur’an memiliki keutamaan bagi pembacanya juga bagi pewakaf al Qur’an. Untuk itu, Solusi Wakaf mengedukasi umat untuk berwakaf Al Qur’an lewat Solusi Wakaf yang akan di salurkan kepada umat Islam yang membutuhkan yang berada di pelosok Nusantara.

Kenapa Harus Wakaf??

Rasululllah saw bersabda yang artinya:

Jika manusia mati, terputuslah amalnya kecuali tiga: sedekah jariah, ilmu yang dimanfaatkan, atau anak salih yang mendoakannya. (HR Muslim, Abu Dawud, al-Tirmidzi, an-Nasa’i dan Ahmad).

Lafazh shadaqah jâriyah dalam hadits ini sifatnya umum mencakup segala sedekah yang manfaatnya terus berjalan seperti wakaf, wasiat, sedekah, dan lain-lain. Menurut Taqiyuddin Abu Bakar al-Husaini, para ulama membawa pengertian shadaqah jariyah di sini untuk wakaf.

Di samping itu, juga ada beberapa dalil yang secara khusus berkenaan dengan wakaf. Di antaranya adalah hadits dari Ibnu Umar ra yang berkata, yang artinya:

Umar bin al-Khaththab ra pernah mendapatkan (harta rampasan perang berupa) tanah di negeri Khaibar. Kemudian dia datang kepada Rasulullah saw untuk meminta pendapat beliau tentang harta tersebut. Umar ra bertanya: “Wahai Rasulullah sesungguhnya aku mendapatkan harta rampasan perang yang belum pernah aku dapatkan yang lebih berharga daripada tanah di negeri Khaibar ini. Apa yang engkau perintahkan kepadaku dalam perkara ini?” Nabi saw bersabda: “Kalau engkau mau, engkau wakafkan tanah itu, dan engkau sedekahkan (manfaat, kegunaan) tanah itu” (HR al-Bukhari dan Muslim).

Dalam hadits lain, Rasulullah saw juga bersabda, yang artinya;Sesungguhnya di antara perbuatan dan kebaikan-kebaikan yang akan mengikuti seorang Mukmin setelah kematiannya adalah ilmu yang diajarkannya, anak shaleh yang ditinggalkannya, mushhaf yang diwariskannya, masjid yang didirikannya, rumah yang didirikannya untuk ibnu sabil, sungai yang dialirkannya, atau sedekah yang dikeluarkan dari hartanya sewaktu sehatnya dan hidupnya; semuanya akan mengikutinya setelah kematiannya (HR Ibnu Majah).

Demikian juga yang dilakukan Utsman bin ‘Affan ra. Ketika Nabi saw datang di kota Madinah dan tidak menjumpai sumber air yang enak rasanya selain air sumur ‘Raumah’. Utsman bin ‘Affan ra berkata, Rasulullah saw bersabda, yang artinya:

Barangsiapa yang mau membeli sumur Raumah kemudian dia menjadikan embernya bersama ember kaum muslimin, maka dia akan mendapat balasan lebih baik dari sumur itu di surga. Utsman berkata, “Aku pun membelinya dari harta pribadiku” (HR al-Nasai dan al-Tirmidzi).

Demikianlah dalil tentang wakaf sebagai sunnah nabi Muhammad SAW. Dan tidak perlu menunggu kaya untuk berwakaf, sebab dengan nilai Rp. 75.000 anda sudah bisa berwakaf. Sebagai bekal amal kelak di akhirat.

Melalui halaman ini, kami mengajak para donatur untuk berwakaf. Meniatkan shadaqah yang diberikan adalah untuk wakaf.

Semoga Allah membalas semua shadaqah jâriyah yang Anda berikan dengan balasan yang terbaik. Aamiin yaa Rabbal’Alamiin.

Selamat berwakaf!

Update Info

COPYRIGHT © 2021 ALL RIGHT RESERVED BY SOLUSI WAKAF